cerah langit biru.
di iringi angin yang berhembus tak jelas.
semilir dan berubah kencang.
di bawah pohon jambu biji.
didepan persis kuburan cina.
teduh kurasa.
dedaunan cukup kompak menahan terik cahaya,menyilaukan.
di temani dinginya es yang sesekali ku seruput.
dengan ujung rokok yang terbakar di sela jari.
ku terdiam merangkai kata.
kata demi kata.
suara ayam,beberapa pasang burung dara dan siulan angin begitu damai ku dengar.
membentuk symphony,indah.
composer alam memang luar biasa.
hari ini ku habiskan siang di kampungku.
yang terpinggirkan dari kota.
dan semoga tidak tergusur oleh budaya.

0 komentar:
Posting Komentar