Kamis, 24 Januari 2013

pelayan

heran
bukankah memang harusnya begitu
seorang pelayan buatkan teh hangat
setrika pakaian
atau pijat badan yang pegal
lalu kenapa harus terpesona
dan anggapnya dewa

apa pelayan telah naik takhta
suruh majikannya jilati kaki
mengapa aku yang gaji tapi aku juga yang jilati kaki
apa roda telah berotasi

majikan layani pelayan
tapi kenapa kau yang tetap menggaji
padahal aku yang jadi keset
padahal aku yang jadi sofa empuknya
apa memang semua pelayan sudah nyolot
atau pelayan itu cuma istilah

bertingkah tak tahu diri
kepalaku di keseti
kenyang lalu mendengkur

0 komentar:

Posting Komentar

Text Widget

Copyright © negeri khayalku tak sepahit negeri kasihku | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com