aku mencinta tak seperti seorang hamba kepada tuhannya,
menunduk hingga kening menyentuh bumi,
tenggelam dalam doa yang panjang,
terhempas ombak air mata kesadaran
yang membawanya ke pantai penyesalan penuh dosa.
khusyuk,
tak peduli suara jangkrik melantunkan lagu malam,..
aku mencinta tak seperti seorang umat terhadap nabinya,
aku mencinta tak seperti seorang umat terhadap nabinya,
mengorbankan tubuhnya untuk menyambut batu yang merajam
,batu yang terlontar dari tangan-tangan kaum yang ingkar.
terhadap ajaran nabinya.
aku mencinta tak seperti ibu kepada anaknya
yang menghapus air mata dari pualam pipinya
"layanganku putus ibu,dan terbang jauh meninggalkanku"
berkata sang ibu sambil tersenyum
"kalau begitu mari anakku kita buat layangan yang lebih bagus dari punyamu sebelumnya,
dan layangan itu akan membawa mimpimu terbang tinggi bersamanya"
seketika anak itu tersenyum.
senyum bersinar yang murni .
yang tidak di miliki selain anak kecil.
aku mencinta tak seperti ibu kepada anaknya
yang menghapus air mata dari pualam pipinya
"layanganku putus ibu,dan terbang jauh meninggalkanku"
berkata sang ibu sambil tersenyum
"kalau begitu mari anakku kita buat layangan yang lebih bagus dari punyamu sebelumnya,
dan layangan itu akan membawa mimpimu terbang tinggi bersamanya"
seketika anak itu tersenyum.
senyum bersinar yang murni .
yang tidak di miliki selain anak kecil.

0 komentar:
Posting Komentar