dua tahun,bukan waktu yang sedikit jika di ubah dalam hitung detik.
dua sayat luka memang butuh waktu untuk tersembuhkan.
satu jurang yang sama bukan berarti mudah untuk kembali mendaki,dan berdiri.
angin malam berbisik mencelaku "bodoh".
dengung kipas seakan mencomoohku "payah".
de javu.
ku pahami dan mengerti kini.
mengapa seorang soe hok gie bisa menjadi melankolis di sisi kerasnya ..
dapat kuselami.
kata-kata kahlil gibran yang dalam dan pedih penuh kehampaan.
ku tahu semua berawal dari tiada dan akan kembali tiada.
tapi ku mau kau tetap ada.walau kau tak pernah inginkanku ada.
ehmm,ku tahu hidup tak selalu seperti yang ku mau,
tak jadi seperti mimpi yang dirancang dan terbangun.
"berbahagialah" walau aku tak yakin bahagia mengatakan itu.

0 komentar:
Posting Komentar