Kamis, 10 Januari 2013

pernahkah kau tahu ?

kasihku.
apa kau tak tahu atau berpura tak tahu ?
atau tak peduli untuk tahu !!
waktu terlewati cukup lama kita arungi.
walau pun ku jarang bersua atau pun bertatap muka.
memang sesekali ku ungkap rasa dengan kata canggung yang begitu bodoh.
yang membuatku tertawa dan malu pernah berkata.
hingga ingin ku benamkan wajahku di tanah basah pekuburan.
cintaku.
kukira hatiku mampu berkomunikasi dengan hatimu.
bercengkarama,bercanda dan tertawa.
dan betapa bodohnnya aku untuk sadar kalau ini bukan jaman kakekku.
ini jaman tekhnologi.
bukan lagi jamannya menyimpan perasaan dalam tulisan.
 atau menyapa dengan hati.
ini aku seorang bodoh yang terlambat untuk menyesal.
tapi memang menyesal selalu terlambat bukan?
manisku.
pernah ku dengar seorang guru agama bicara.
setelah hidup akan ada hidup yang lain.
ada hidup yang baik penuh kenikmatan.
dan ada hidup yang buruk penuh penyiksaan.
hidup itu abadi.
tak berakhir seperti hidup kita saat ini.
mungkinkah di hidup yang lain itu kita hidup bersama?
membina kerajaan kita.
duduk di taman hijau dengan kolam susu di tengah yang mengalir lembut.
di sisinya beberapa burung minum di selingi kicaunya.
melihat bahagia anak-anak kita berlarian,berguling dan tertawa.
dan kita tersenyum melihat tingkah gemas mereka dari pinggir taman.
kurangkul bahumu dan kau sandar manja kepalamu di bahuku.
ah,terlalu jauh ku berkhayal.
seakan di hidup abadi yang kudapat bukan siksaan.
sayangku.
ku selipkan doa di setiap hembus nafasku.
ku tak kan lupa wajahmu seperti jantung yang tak lupa ku pompakan.
kasihku mungkin kau tak pernah tahu.dan ku takkan memberi tahu.
dan biar semua berlalu seperti kapal nelayan yang pergi meninggalkan dermaga dan sejuta cinta.

0 komentar:

Posting Komentar

Text Widget

Copyright © negeri khayalku tak sepahit negeri kasihku | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com