Rabu, 08 Oktober 2014

maha pencinta

cinta bukan sekedar garis horizontal
yang mengarah dari hati seorang insan ke insan lainnya
masih ada garis vertikal dan diagonal
cinta juga bukan sekedar hubungan tarik menarik medan magnet
karena ada cinta yang mendekati namun ia menjauh
namun percaya, cinta tuhan tak kan pergi menjauh

cinta sama halnya ketika seorang penulis menulis
ketika dipaksa hasilnya tidak benar-benar menyentuh
cinta pun serupa dengan kereta yang ada di stasiun
ia bisa datang dan pergi tetapi tak bisa menunggu

terkadang cinta begitu menyejukkan seperti hujan akhiri kemarau panjang
namun suatu waktu amarahnya menimbulkan badai gemuruh 
kita naif mengatakan tuhan tak adil kala cinta tak berbalas
padahal tuhan lah sang maha cinta
manusia hanya bisa berprasangka
tanpa tahu yang benar terbaik untuknya

sabar dan ikhlas
tuhan yang mengetahui akan segala
tahu hakikat yang baik untuk kita
jangan pernah menyerah dan menyalahkan cinta
apalagi marah pada sang maha pecinta



Selasa, 11 Februari 2014

akulah manusia

manusia terlalu hebat untuk mengakui salahnya
terlalu pintar untuk mengkambing hitamkan setan
terlalu munafik untuk mengakui kemunafikannya
dan jenius hingga tanpa sadar kejeniusan menghancurkan,

akulah manusia,...
ciptaannya yang ditugaskan memimpin alam ini
akulah manusia
mahluk berakal yang sering kali tak punya akal
akulah manusia
yang tak jarang ingkar karena kepintaranku
akulah manusia
pemakan hewan yang tak jarang seperti hewan

ya, akulah manusia ,..


7 Lapis katanya

7 lapis katanya
kata pengamat politik itu
menurutku,
dia bukan pengamat politik
tapi bagian dari suatu golongan.

katanya
golongan yang profesional
terdiri dari 7 lapis
jadi ketika busuknya terendus
hanya sampai lapis ke 3
tidak sampai menarik kaki teratas

katanya golongan itu
golongan yang terjerat korupsi
presiden'nya
golongan yang tak profesional

jadi golongan lain'nya sangat 
"Profesional"

pantas saja,
negaraku subur akan korupsi,
karena golongannya profesional,..

pejabat yang atas namakan rakyat
sangat profesional.

negara macam apa ini,
penuh korupsi dan konspirasi..

negara macam apa ini,
tangis bayi, derita kuli,..

kambing semua !!!!

ya, kita semua
yang dikorek hidungnya
melihat drama mereka,

kiamat kapan datang,
masih lamakah?
ah, ku ingin cepat datang
walau ku tahu amalku
tak seperti samudera yang membentang,
walau ku tahu dosaku
sungguh banyak beranak pinak..

Text Widget

Copyright © negeri khayalku tak sepahit negeri kasihku | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com